Part I. Dora.... Jangan Pergi
Posted by
Usia aku masih 6 tahun. Aku suka sekali baca tulis.
Mama suka melihat aku kalau aku sedang membaca atau menulis, sesekali Mama suka
bilang “ Woaah anak Mama pintar”. Sebenernya aku tau, Mama ingin bilang lagi
“anak Mama gitu loh, siapa dulu Mamanya”, padahal ketahuilah aku bisa baca
tulis karena aku di-les-in sama Guru item yg galak deket rumahku. Disitu aku
bagai di penjara, tahukah kalilan aku suka dijepret, suka dipelototin, diomelin,
suka diancem “awas kamu kalau bilang mama kalau kamu saya
jepret,pelototin,omelin”. YA. Aku juga bingung sebenernya ini tempat les
anak-anak atau tempat les narapidana.
Mama sudah melihat kemampuanku baca tulis. Akhirnya
mama memutuskan untuk menyekolahkanku. Aku menyambut antusias suruhan itu,
karena aku masih kecil aku belum tahu kalau di sekolah bakal ada PR, bakal
repot, dan segala yg kualami di SMA ini ( #abaikan ).
Mama menyekolahkanku di TK. Elim. TK itu kecil. Kini
aku tau mengapa Mama menyekolahkanku disitu. Ternyata sekolah itu GRATIS.
Pantes gak ada maenan, pelosotan Cuma satu dan terbuat dari kayu. Makanya
jangan aneh kalau aku sekarang suka maen plosotan sama ayunan.
Hari-hari kulewati di sekolah itu dengan sangat
semangat dan bahagia. Hingga suatu hari aku berkenalan dengan seorang cewe yg
baru pindah di sekolah itu. Namanya “Dora”. Ya dia cantik kawan. Aku pun tambah
semangat berangkat sekolah dengan uang jajan Gope monyet. Aku suka jajan bareng
sama Dora kalau lagi istirahat. Hubungan kami semakin dekat. Kami jadi sering
pulang sekolah bareng, sering bercanda bareng dan melakukan segala sesuatu
bersama.
Oke. Ini terlihat seperti sinetron atau film The
series. HAHA
Hingga akhirnya temen aku bilang ke aku..
“kamu pacaran sama Dora?”
“hah apa itu pacalan?” dengan segala keimutan aku
waktu TK aku belom tau apa-apa.
Dan pengertian pacaran ala anak TK-pun dijabarkan
oleh temenku itu. YA dia terlihat seperti seorang Om-Om gatel yg lagi ngajarin
sesuatu pada cewe yg lagi pengen diembat.
Dan mulai dari situ aku mulai sedikit mengerti
CINTA. Dan akupun ditambah pengetahuan soal cinta dari TV. Dora juga punya
kaka, dan kakanya menerima hubungan aku sama Dora. Ketahuilah, aku gak pernah
ngomong “aku suka sama kamu, mau jadi pacarku” OH belom kepikiran. Tapi
hubungan kita resmi aja setelah kakanya bilang “kalian pacaran”.
Di suatu hari, kita pulang sekolah seperti biasa,
kita pulang bareng. Di tengah perjalanan, kakanya Dora bilang “kalian ciuman
dong..!” aku menganggap santai dengan ketawa-ketawa kecil. Trus kakanya ngomong
lagi “aku serius...coba kalian ciuman aku mau lihat”. Kalau menurut kalian
dengan unsur pemaksaan gitu kakanya apa? YA. Aku juga berfikir kakanya Gay.
HA-HA
Tapi karena takut
hubungan kami dibubarkan hanya karena hal indah yang aku tolak, akhirnya
aku mengiyakan ajakan kaka dora-yg sedikit kaya gay-. Lagipula aku melihat
Doranya juga mau.
Di tengah jalan, Dora mulai monyong-monyong, kk nya
mulai mendesah, dan aku yang dari jarak beberap senti mendekat ke dora. Tapi,
tiba-tiba ada orang teriak “HEI BOCAH NGAPAIN?”
Oke disini, aku pake jurus mustika (musti kabur).
Dan aku lari langsung ke rumah. Ide kaka dora –yg sedikit gay- itu bikin malu
dan gokil. Lalu hubungan kami mulai sedikit ada jarak. Aku jadi enggan plus
segan untuk pulang bareng lagi sama Dora dan kk-nya yg gay itu.
Hingga akhirnya, kita semua Naik kelas dan Lulus.
Kita semua naik kelas 1 SD. Dan pas perpisahan itu, Dora bilang, “aku akan
pergi lanjut SD di kampung”.
“yaah..jadi kita gak bertemu lagi?”
“ya mungkin. Kamu mau main ke rumah aku untuk
terakhir kalinya?” tanya Dora seraya memberikan pandangan matanya yang sedikit
gak ikhlas pulang kampung.
“Yaudah deh”
Kita jalan berdua –tanpa kk gay nya- Pas sampe
rumahnya, aku lihat Rumahnya pernuh kardus buat pindahan. Setelah bermain cape
di rumahnya, kita sedikit melakukan pembicaraan..
“kamu jangan lupain aku yaa” ucap Dora
“Hah..iya “ jawab aku bak anak kecil di sinetron
Hingga akhirnya dia berangkat naik ke mobil.. disini
bener-bener kaya sinetron abis.. Dia ngeluarin palanya dari kaca mobil, dia
melambai..
Aku dari jauh teriak “ DORA...JANGAN PERGI “
Semua selesai, kisah cinta aku yang tidak ada awal
dan berakhir tragis ini tinggal kenangan.
Dan dari sini aku belajar, bahwa menunjukkan rasa
Cinta dan kasih sayang gak harus dengan ciuman. Tapi coba belajar dari anak
yang masih kecil, mereka belum bisa berbohong (tapi gatau ya anak kecil jaman
sekarang mah), mereka mengekpresikan rasa cinta dan kasih sayang mereka secara
tulus.
Kisah cinta aku sama Dora kututup, aku gak mau semua
ini berlanjut kaya sinetron beneran, aku yg ditinggal bakal gak mau makan, lalu
setelah bertahun-tahun ketemu lagi sama Dora dengan kita yg masih belum kenal
tapi endingnya bakal jadian. AHH BASI ABIS -,-‘
SELESAI.. tapi gak sampai sini aja. Pendidikan gue
masih berlanjut di SD. Mau tau kegoblokkan gue di SD? baca nanti PART II nya..
KEEP VISIT MY BLOG. Thanksoo :*


0 komentar:
Posting Komentar