RSS Feed

Part I. Dora.... Jangan Pergi

Posted by Lorenzo Alberto


Usia aku masih 6 tahun. Aku suka sekali baca tulis. Mama suka melihat aku kalau aku sedang membaca atau menulis, sesekali Mama suka bilang “ Woaah anak Mama pintar”. Sebenernya aku tau, Mama ingin bilang lagi “anak Mama gitu loh, siapa dulu Mamanya”, padahal ketahuilah aku bisa baca tulis karena aku di-les-in sama Guru item yg galak deket rumahku. Disitu aku bagai di penjara, tahukah kalilan aku suka dijepret, suka dipelototin, diomelin, suka diancem “awas kamu kalau bilang mama kalau kamu saya jepret,pelototin,omelin”. YA. Aku juga bingung sebenernya ini tempat les anak-anak atau tempat les narapidana.

Mama sudah melihat kemampuanku baca tulis. Akhirnya mama memutuskan untuk menyekolahkanku. Aku menyambut antusias suruhan itu, karena aku masih kecil aku belum tahu kalau di sekolah bakal ada PR, bakal repot, dan segala yg kualami di SMA ini ( #abaikan ).
Mama menyekolahkanku di TK. Elim. TK itu kecil. Kini aku tau mengapa Mama menyekolahkanku disitu. Ternyata sekolah itu GRATIS. Pantes gak ada maenan, pelosotan Cuma satu dan terbuat dari kayu. Makanya jangan aneh kalau aku sekarang suka maen plosotan sama ayunan.
Hari-hari kulewati di sekolah itu dengan sangat semangat dan bahagia. Hingga suatu hari aku berkenalan dengan seorang cewe yg baru pindah di sekolah itu. Namanya “Dora”. Ya dia cantik kawan. Aku pun tambah semangat berangkat sekolah dengan uang jajan Gope monyet. Aku suka jajan bareng sama Dora kalau lagi istirahat. Hubungan kami semakin dekat. Kami jadi sering pulang sekolah bareng, sering bercanda bareng dan melakukan segala sesuatu bersama.

Oke. Ini terlihat seperti sinetron atau film The series. HAHA
Hingga akhirnya temen aku bilang ke aku..
“kamu pacaran sama Dora?”
“hah apa itu pacalan?” dengan segala keimutan aku waktu TK aku belom tau apa-apa.
Dan pengertian pacaran ala anak TK-pun dijabarkan oleh temenku itu. YA dia terlihat seperti seorang Om-Om gatel yg lagi ngajarin sesuatu pada cewe yg lagi pengen diembat.
Dan mulai dari situ aku mulai sedikit mengerti CINTA. Dan akupun ditambah pengetahuan soal cinta dari TV. Dora juga punya kaka, dan kakanya menerima hubungan aku sama Dora. Ketahuilah, aku gak pernah ngomong “aku suka sama kamu, mau jadi pacarku” OH belom kepikiran. Tapi hubungan kita resmi aja setelah kakanya bilang “kalian pacaran”.

Di suatu hari, kita pulang sekolah seperti biasa, kita pulang bareng. Di tengah perjalanan, kakanya Dora bilang “kalian ciuman dong..!” aku menganggap santai dengan ketawa-ketawa kecil. Trus kakanya ngomong lagi “aku serius...coba kalian ciuman aku mau lihat”. Kalau menurut kalian dengan unsur pemaksaan gitu kakanya apa? YA. Aku juga berfikir kakanya Gay. HA-HA
Tapi karena takut  hubungan kami dibubarkan hanya karena hal indah yang aku tolak, akhirnya aku mengiyakan ajakan kaka dora-yg sedikit kaya gay-. Lagipula aku melihat Doranya juga mau.
Di tengah jalan, Dora mulai monyong-monyong, kk nya mulai mendesah, dan aku yang dari jarak beberap senti mendekat ke dora. Tapi, tiba-tiba ada orang teriak “HEI BOCAH NGAPAIN?”
Oke disini, aku pake jurus mustika (musti kabur). Dan aku lari langsung ke rumah. Ide kaka dora –yg sedikit gay- itu bikin malu dan gokil. Lalu hubungan kami mulai sedikit ada jarak. Aku jadi enggan plus segan untuk pulang bareng lagi sama Dora dan kk-nya yg gay itu.
Hingga akhirnya, kita semua Naik kelas dan Lulus. Kita semua naik kelas 1 SD. Dan pas perpisahan itu, Dora bilang, “aku akan pergi lanjut SD di kampung”.
“yaah..jadi kita gak bertemu lagi?”
“ya mungkin. Kamu mau main ke rumah aku untuk terakhir kalinya?” tanya Dora seraya memberikan pandangan matanya yang sedikit gak ikhlas pulang kampung.
“Yaudah deh”
Kita jalan berdua –tanpa kk gay nya- Pas sampe rumahnya, aku lihat Rumahnya pernuh kardus buat pindahan. Setelah bermain cape di rumahnya, kita sedikit melakukan pembicaraan..
“kamu jangan lupain aku yaa” ucap Dora
“Hah..iya “ jawab aku bak anak kecil di sinetron

Hingga akhirnya dia berangkat naik ke mobil.. disini bener-bener kaya sinetron abis.. Dia ngeluarin palanya dari kaca mobil, dia melambai..
Aku dari jauh teriak “ DORA...JANGAN PERGI “
Semua selesai, kisah cinta aku yang tidak ada awal dan berakhir tragis ini tinggal kenangan.
Dan dari sini aku belajar, bahwa menunjukkan rasa Cinta dan kasih sayang gak harus dengan ciuman. Tapi coba belajar dari anak yang masih kecil, mereka belum bisa berbohong (tapi gatau ya anak kecil jaman sekarang mah), mereka mengekpresikan rasa cinta dan kasih sayang mereka secara tulus.
Kisah cinta aku sama Dora kututup, aku gak mau semua ini berlanjut kaya sinetron beneran, aku yg ditinggal bakal gak mau makan, lalu setelah bertahun-tahun ketemu lagi sama Dora dengan kita yg masih belum kenal tapi endingnya bakal jadian. AHH BASI ABIS -,-‘
SELESAI.. tapi gak sampai sini aja. Pendidikan gue masih berlanjut di SD. Mau tau kegoblokkan gue di SD? baca nanti PART II nya..

KEEP VISIT MY BLOG. Thanksoo :*

0 komentar:

Posting Komentar