RSS Feed

PART III. Gue Harap Ini Bukan Gue (SMP)

Posted by Lorenzo Alberto


Masa-masa dimana gue berasa sok jaya telah usai, gue lulus SD dan diterima di SMP Negeri 100 yang terpredikat cukup baik untuk wilayah Jakarta Barat. Disini sifat remaja mulai tampak dari jiwa seorang lelaki. Dan ternyata gue se-SMP sama Nurul Hakiki, tapi sekarang status kita udah mantan. Gak banyak yg mau gue ceritain soal kisah cinta gue selama SMP. Singkatnya selama SMP ini gue pacaran 3 kali. Yes, setiap tahunnya beda, bukannya sok laku atau sok iye, mungkin ini terlihat berlebihan karena ini cerita, aslinya.......konyol abis.
Kelas 1 SMP, gue kenal sama seorang cewe bernama Ririn. Gue mulai menjadi pengagum rahasia dia. Hingga akhirnya gue mulai nembak dia, okey karena ini tanpa proses pdkt jadi gue sok takut ditolak. Jadi gue nembak hanya dari sms. Dengan kata-kata remaja tua sok bijak gue nembak Ririn. Dan pas dia bales sms gue, tekhnik pirit-memirit, jampe-jampe, hingga gue buka sms nya, dan balesannya
“sorry, gue gak bisa.................nolak lo” tau ah pokoknya kurang lebih begitu, *stuck* gue langsung 12 jadi patung. Malam itu shock gue langsung senam kebugaran, gue push up, sit up, kayang saking senengnya ( #abaikan ). Masa pacaran kita sudah dimulai, kalau dipikir-pikir masa pacaran gue sama Ririn konyol abis. Berasa anak gaul jaman itu, kita kalau sms-an d3nGan B3g1ni TuLi5anNy4. Okey intinya semua orang punya masa-masa alaynya tersendiri. 5 bulan kami lewati bersama, hingga akhirnya ada yang mulai aneh dengan hubungan kita. *cry* dengan kesepakatan bersama akhirnya kita menyudahkan hubungan cinta kita ini. 

Hmm~ biasanya kalau orang putus pasti suka ada bekas tersendiri di hatinya, dan biasanya malah saling berjauh-jauhan. Tapi gue dan Ririn beda, setelah putus kita malah disatukan dalam organisasi OSIS. Pikiran gue udah mulai sedikit dewasa, gue berfikir dalam satu organisasi gak mungkin gue dan Ririn saling diem-dieman gitu. Setiap rapat kami selalu berkomunikasi. Dan bahkan gue malah sahabatan dengan Ririn dan anggota OSIS lainnya. Gue cuma mau bagi dikit aja, putus hubungan cinta bukan berarti putus komunikasi. Lo Cuma harus buang rasa gengsi lo, kubur kenangan pahit lo. Dan lihat, gue bisa sahabatan dengan mantan gue. 

Gue naik ke kelas 2 SMP dengan peringkat satu di kelas waktu itu. Di kelas 2, gue menyukai seorang cewe berambut panjang yang duduk di belakang gue, namanya.......Erlinfa. Dulu waktu di kelas kalau gak ada guru, temen-temen gue suka bikin lomba bikin puisi antar teman sekelas. Karena firasat cinta yang membara, gue mencoba bikin puisi yang gue dedikasikan buat Erlinfa. Sebenernya waktu gue bikin puisi itu, gak ada seorangpun yang tau itu buat dia. Tapi temen-temen gue bisa aja menebak dan bikin kesimpulan kalau itu buat dia, yaa tapi memang bener sih. Gue mulai menumbuhkan benih-benih cinta ke Erlinfa. Hingga akhirnya kita jadian. Selama jadian, bisa dibilang dia cewe yang ngertiin gue banget. Gue orang yang kadang males sms-an tapi dia tetep sabar aja. Banyak kejadian lucu selama kita pacaran. Ceritain gak yah? Ummm *siapkan ember buat muntah*.

Jadi waktu itu kami bersiap mau lari pagi ke Pantai Indah Kapuk. Kita janjian jam 6 pagi. Gue kabur dari rumah tanpa ijin ke bokap. Sesampainya di pantai, karena terbawa arus gelombang dan gercikan air, kami terlihat romantis, sambil pegangan dan pelukan (iyuwh jijik). Dan dari kejauhan terdengar suara siulan-siulan gitu, karena kami berfikir ini pantai, jadi yaa pasti banyak burung terbang. Semakin lama suara itu mulai bersiul namun terdengar aneh, pas gue nengok ke belakang.....gue melihat sosok laki-laki besar kumisan yang bersiul dengan mulut nya. *JEDERRRR* itu bokap gue men... yang ada di pikiran gue, reputasi gue ancur, gue bakal dipasung kayanya.
Gue ngelepas rangkulan gue dari Erlinfa. Gue lari menuju bokap gue, dan ternyata bokap gue Cuma ngomong “HATI-HATI POLISI, MOTOR AWAS HILANG. PAPA PULANG YAA....” OH ternyata bokap gue pernah muda dan pasti pernah pacaran macam gini sama nyokap gue. Karena dihantui rasa tetep dekdekkan gue pulang nganter Erlinfa dan di rumah sok stay cool gak tau apa-apa dan berharap itu hanya mimpi.
 Tapi dengan semua kenangan indah yang terlah terukir, gue sama Erlinfa harus putus juga tengah jalan. Udah mulai ada rasa bosan antara kami. Tapi kami putus baik-baik. Yang bisa gue pelajari, cewe itu perasa banget, sebagai cowo kita harus menghormati perasaan cewe. Jangan gampang bosen dalam menjalani hubungan. Biarlah rasa cinta itu terus mengalir.

Penerimaan siswa/i di SMPN 100, karena gue masih dalam OSIS maka gue adalah salah satu yang jadi pengurus MOS-LDKS saat itu. Gue bisa dibilang OSIS favorit waktu tu dengan gaya sok iye sok lucu gue. Dan gue tertarik pada seorang cewe adik kelas itu. Namanya Alfridaningrum. Dia seorang cewe yang cukup pintar. Dia peringkat satu, dalam satu angkatan se-SMP 100 itu. Akhirnya kembali gue memberanikan diri menyatakan cinta gue ke dia, akhirnya kita jadian. Hubungan gue sama dia paling lama selama gue pacaran. Dia begitu perhatian, pengertian sama gue. Walau kadang gue malah cuek ke dia. Karena kecuekan gue kita sering putus-nyambung. Entah udah ada rasa sayang yg berlebihan maka kita sulit untuk putus gitu aja, pasti nanti balikan lagi. Hingga tepat 1 tahun kita jadian, dan gue lupa!!! Mungkin dia berfikir gue udah gak peduli, maka kita mengakhiri masa cinta ini. Dia yang begitu membekas di hati gue, sesungguhnya gue sulit untuk melupakannya, tapi gue realistis, gue juga mau dia bahagia dengan pasangan lain. 

Yang bisa kita semua pelajari, cinta itu butuh saling pengertian. Sesibuk apapun lo, lo harus bisa seenggaknya ngasih kabar ke pasangan lo, jangan pernah cuek. Karena terkadang pikiran negativ lebih sering muncul daripada pikiran positif. Hargai dan sayangilah apa yang lo punya sekarang. Karena kalau udah gak ada lagi nanti, lo bakal merindukan masa-masa itu.
THE END. Selesai sudah masa-masa pacaran gue yang konyol-konyol itu. Tapi hidup gue gak sampai sini aja. Terus kunjungi blog Lorenzo ini. Walau gak penting, yaa di penting-pentingin aja. Tunggu tulisan gue berikutnya, itupun kalau ada ide atau inspirasi.
Sekian.

0 komentar:

Posting Komentar